Orang-orang Brilian dengan IQ Diatas Rata-rata

Cara Meningkatkan Konsentrasi – Sebagian orang di dunia terlahir dengan kecerdasan otak yang luar umum. Kebanyakan ilmuwan pada jaman Albert Einstein mempunyai poin intelektual (IQ/Inteligence Quotient) antara 160 hingga 200, tapi ada sebagian orang yang mempunyai IQ lebih dari 200.

1. Joseph N. Hall

Joseph N. Hall dilahirkan pada tahun 1996 di San Fransisco. Pada ketika usianya 9 tahun, IQ Hall pun tak bisa dievaluasi dengan percobaan kecerdasan yang simpel. Hall masuk ke perguruan tinggi pada umur 11 tahun.

2. Christopher Otway

Otway lahir pada tahun 1977 dan sudah menonjolkan talenta yang luar umum semenjak masih balita. Dirinya mulai belajar sendiri membaca sebelum umur 2 tahun. Dikala usianya 4 tahun, Otway sudah gemar membaca buku-buku ensiklopedi. Di umur 11 tahun, Otway mempunyai mental yang sama dengan orang dengan umur 22 tahun.

3. Marta Eugenia Rodiguez

Marta lahir pada tahun 1969 dengan IQ 218. Dikala usianya 12 tahun, Institut de Investigaciones Científicas memberikan beasiswa terhadap Marta untuk mengerjakan penelitian kepada lebih dari 20 disiplin ilmu yang berbeda. Walaupun kala itu dirinya sedang mencapai pengajaran di SMA.

Selama 20 tahun Marta sudah meneliti kecerdasan manusia dan mewujudkan dua program studi di Spanyol dan mendidik si kecil-si kecil dan orang dewasa untuk memaksimalkan kapasitas intelektual.

4. Ian Baker

Baker lahir pada tahun 1980 dan bisa berbincang-bincang kata-kata pertamanya pada umur 12 bulan. Sebelum genap berusia 2 tahun, Baker sudah bisa membaca dan berhitung. Pada umur 9 tahun, Baker dikenal mempunyai umur mental yang sama seperti orang yang berusia 18 tahun.

5. Gena Leung

Leung lahir pada tahun 1983 dengan IQ 210. Kecerdasan otaknya menonjol saat dirinya mengajari metode membaca pada sahabat-sahabat sepermainannya saat berusia 5 hingga 7 tahun. Dikala Leung berusia 10 tahun, dirinya mulai mempelajari bahasa Perancis, Latin, dan Jepang.

Leung mendapatkan gelar sarjana sains bidang Matematika pada umur 13 tahun. Terbukti kecerdasan otak Leung tak cuma menyangkut akademik saja, tapi dirinya juga mempunyai talenta bermain biola sampai menerima sertifikasi atas keahliannya pada umur 16 tahun.

Sayangnya pada umur 18 tahun, Leung didiagnosa menderita depresi dan wajib menjalani pengobatan yang mewajibkan cuti dari universitas selama satu tahun. Namun kemudian di umur 20 tahun, Leung sukses menerima gelar sarjana di bidang ilmu kedokteran.